Saturday, May 2, 2015

cara modifikasi tampilan teminal Linux

cara modifikasi tampilan teminal Linux
Buka terminal  dan ketikan : sudo gedit /etc/bash.bashrc

# Modifikasi Terminal

blue='\e[1;34m'
green='\e[0;23m'
purple='\e[1;35m'
cyan='\e[1;36m'
red='\e[1;31m'

echo -e $green'================================================================================'
echo -e $red[+] $cyan"$HOSTNAME uptime is "$red[+]$cyan;uptime | awk /'up/ {print $3,$4,$5,$6,$7,$8,$9,$10}'
uname -r
uname -v -s
echo -e $red[+]$cyan Today :$red[+]$cyan 
date
echo -e $green'================================================================================'
#Figlet nama
echo -e $green
figlet -f slant "# 1nj3ct0r #"
echo -e $red     '_________________< BELAJAR MENULIS PADA DUNIA >_________________'
Cara Mudah Reset Password Root MySql di Ubuntu. Artikel berikut ini mudah-mudahan dapat membantu anda jika anda lupa atau ingin mengganti password root mysql. Berikut langkah-langkah Cara Mudah Reset Password Root MySql di Ubuntu :
  1. Masuk terminal dan login sebagai root.
  2. Kemudian ketikkan perintah berikut ini :
    sudo dpkg-reconfigure mysql-server-5.5
    Untuk versi sqlnya samakan dengan yang anda gunakan
  3. Setelah itu akan muncul gambar seperti dibawah ini :

    Masukkan password anda yang baru
  4. Test hasil password dengan cara login dengan perintah berikut ini :
    mysql -u root -p

Cara Setting User Manager di MikroTik


User Manager adalah salah satu fitur user management di mikrotik atau yang disebut aplikasi RADIUS Server, yang bisa kita aplikasikan untuk managemen user :
  • Hotspot user.
  • PPP (PPtP/PPPoe) user.
  • DHCP user.
  • Wireless user.
  • RouterOS user.
Management user yang memungkinkan kita melakukan limitasi akun user :
  • Time Based (waktu)
  • Quota Based (Total Byte download and upload)
  • Rate Limits (speed)
Dengan usermanager kita bisa juga membuat Auto generate voucher template, kita dapat membuat voucher internet yang memberikan informasi username/password dan paket dalam bentuk voucher. Contohnya bisa lihat di Voucher Template UserManager Hotspot MikroTik.

Cara Install User Manager Di MikroTik

Default usermanager belum terinstall pada mikrotik, download packagenya  terlebih dahulu di http://routeros.co.id . Pilih versi yang sama dengan mikrotik anda dan download file package berbentuk zip “all_package-tipe-versi.zip”. Extract file tersebut dan didalamnya akan ada package “userman-versi-versi.npk”.  Upload file “userman-versi-versi.npk” ke mikrotik menggunakan FTP, atau bisa juga drag n drop dari PC ke jendela menu FILES yang ada di winbox mikrotik anda. Jika proses upload selesai, reboot mikrotik Anda agar package diinstall oleh router.
Cara Install User Manager MikroTik
Drag n Drop File Package Userman Ke Winbox
Setelah package userman sudah terinstall, sekarang adalah mengintegrasikan usermanager dengan mikrotik Anda. Agar service mikrotik dapat ber komunikasi dengan Usermanager / Radius Server.
Karena kita mengintegrasikan usermanager dalam 1 box/perangkat yang sama. Pada option Address saya isi “address=127.0.0.1″. Dan option Secret adalah password yang digunakan untuk komunikasi antara mikrotik router dengan usermanager. Dan service ppp, hotspot, wireless, dhcp akan menggunakan otentifikasi pada usermanager.
Kemudian kita daftarkan router yang akan menggunakan Usermanager untuk proses otentifikasi dengan setting pada sisi usermanager.

Login ke  Web Interface User Manager

Untuk login ke customer web interface ketik alamat di web browser Anda : http://Router_IP_address/userman, dimana “Router_IP_address” adalah IP Address router mikrotik Anda. Gunakan username dan password default “user:admin pass:kosong” untuk pertama kali. Untuk memberikan / mengganti password “admin” pada web klik menu kiri “Costumer” dan klik username yang akan mau diganti. Username disini adalah username admin yang digunakan untuk mengelola user/client pada usermanager.

Integrasi Hotspot MikroTik Dengan User Manager

Dengan salah satu fitur hotspot mikrotik, yang membatasi penggunaan koneksi internet dengan otentifikasi menggunakan halaman login dengan browser. Disini saya akan mencontohkan bagaimana setting hotspot mikrotik dengan usermanager. Dengan kata lain managemen user akan berada pada usermanager bukan pada user management winbox. Aktifkan “Use RADIUS” pada Server Profile Hotspot anda.

Anggap saja anda jualan koneksi internet menggunakan voucher internet, misalnya pada cafe, hotel, sekolah, rt/rw net atau tempat publik lainnya. Yang setiap voucher mempunyai batasan/limitasi dan harga yang berbeda.
Pertama anda rencanakan paket voucher internet yang anda berikan.
# Voucher Harga Quota Waktu Masa Aktif
1 V 50k Rp. 50.000 30 Jam 15 Hari
2 V 20k Rp. 20.000 12 Jam 7 Hari
3 V 10k Rp. 10.000 4 Jam 2 Hari
4 V 5k Rp. 5.000 2 Jam 1 Hari
Dengan paket voucher internet seperti yang anda rencanakan, step pada usermanager adalah :

Setting Profile Limitation

Kita akan membuat limitasi berdasarkan waktu, 30, 12, 4 dan 2 jam, dalam arti username password bisa digunakan selama waktu yang ditentukan.
Pada web interfaces usermanager

  1. Klik “Profiles” pada menu kiri.
  2. Klik tab “Limitation“
  3. Klik menu “Add > New“
  4. Pada kolom “Name:” isi nama limitasinya, contoh disini isi “2Jam”
  5. Pada kolom “Uptime” isi “2h” karena voucher bisa digunakan untuk login selama 2 jam.
  6. Klik “Add“
Teruskan membuat kembali untuk limitasi waktu voucher lainnya.

Setting Profile Voucher

Setelah membuat profil limitasi kemudian kita membuat Profiles/Paket voucher yang nanti digunakan masing-masing kategori username.

  1. Klik “Profiles” pada menu kiri.
  2. Klik tab “Profiles“
  3. Klik tombol “+” untuk menambahkan.
  4. Isi nama profiles/paket voucher, misalnya “Paket 2Jam“
  5. Isi masa aktif voucher pada kolom “Validity“, misalnya “1d“/1 hari. Jadi voucher ini akan hangus dalam 1 hari terhitung dari saat pertama kali login (harus dihabiskan dalam 1 hari), walaupun masih ada sisa waktu.
  6. Isi harga paket voucher pada kolom “Price“
  7. Klik tombol “Add new limitation“
  8. Tentukan periode waktu, paket ini bisa digunakan pada hari atau jam berapa. Opsi ini bisa digunakan bila anda mempunyai paket voucher seperti paket begadang, atau paket weekend.
  9. Pilih limitasi yang sebelumnya anda buat sesuai nama profile/paket voucher Anda, misalnya 2Jam dalam contoh ini.
  10. Klik “Add“
  11. Klik “Save Profile“
Klik tombol “+” kembali untuk menambahkan profile/paket voucher lainnya.

Membuat User Hotspot pada User Manager

Step terakhir, kita tambahkan informasi user hotspot di menu user. Klik tombol “Add – One” (untuk menambah username dan password secara manual) atau menggunakan “Add – Batch (UserManager akan menggenerate banyak username dan password). Jangan lupa, tentukan profilenya dengan profil yang sudah kita buat.
#008 - 'Mikrotik User Manager_ Users'
Untuk Generate voucher untuk bisa di print, Pilih/centang username password yang mau dibuatkan voucher, klik menu “Generate > Voucher“

cara install Litespeed web server linux

cara install Litespeed web server linux

Persyaratan sistem minimum

  • Sistem Operasi:
    • Linux (i386): kernel 2.4 ke atas, glibc-2.2 dan up
    • FreeBSD (i386): 4,5 dan up
    • MacOSX: 10.3 dan up
    • Ubuntu: 8.04 dan up
    • Debian: 4 dan up
  • CPU:
    • Intel: 80486 dan up
    • Sun: UltraSPARC dan up
    • PowerPC: PowerPC G4
  • Memory: 32MB dan up
  • Disk:
    • Instalasi: 200MB
    • Runtime: 300MB dan up, bertukar ruang tergantung pada penggunaan.

Instalasi

Instalasi harus dilakukan di terminal command line. Untuk tujuan pengujian, LiteSpeed ​​Web Server dapat diinstal ke dalam direktori home oleh pengguna non-hak istimewa. Untuk penggunaan produksi, harus diinstal ke direktori sistem.
Dalam Mac OS X, user root dinonaktifkan secara default. Hal ini dapat diaktifkan dengan menggunakan serangkaian tindakan rinci di situs Apple. Anda juga dapat menggunakan perintah sudo untuk menginstal LSWS ke direktori system tanpa memungkinkan pengguna root, tapi folder sistem masih hanya akan dimanipulasi oleh user root. Ini berarti bahwa setiap kali Anda ingin mengontrol LSWS dari baris perintah terminal (seperti ketika Anda ingin memulai atau menghentikan LSWS), Anda harus menggunakan perintah sudo.

Instalasi Langkah-langkah:

  1. Download dan dekompresi paket ke sebuah lokasi yang nyaman:
    wget http://open.litespeedtech.com/packages/openlitespeed.1.0.1.tgz; tar zxf openlitespeed.1.0.1.tgz
  2. Pergi ke direktori instalasi, kompilasi, dan menginstal paket sebagai user root (untuk penggunaan produksi):
    cd openlitespeed
    ./configure (./configure --with-kelompok = nogroup untuk Ubuntu / Debian)
    make && make install 

    Catatan: Paket berikut perlu diinstal sebelum kompilasi dan instalasi OpenLiteSpeed: PCRE, expat, openssl, geoip, zlib.
     
    • sudo apt-get update
    • sudo apt-get install build-essential
    • sudo apt-get install libpcre3-dev libexpat1-dev libssl-dev libgeoip-dev zlib1g-dev
     Secara default, Installer akan menginstal sebuah situs sampel pada port 8088 dan mengatur konsol WebAdmin (yang LiteSpeed ​​GUI) ke port 7080. (user: admin password: 123456)

  3. Untuk informasi rinci tentang mengendalikan proses server, silakan lihat Panduan Administrasi.
    Untuk memulai server, jalankan [your_install_dir] / bin / lswsctrl mulai. (Untuk menghentikannya, menjalankan [your_install_dir] / bin / lswsctrl berhenti.)
     
  4. Sebuah situs sampel harus berjalan di server.
    Untuk mengakses situs Anda, arahkan browser Anda ke http: // [alamat]: 8088 /, [alamat] menjadi alamat IP atau nama domain mesin web server Anda. Gunakan "localhost" jika server pada mesin yang Anda gunakan. "8088" adalah port default. Jika Anda memilih port lain untuk LiteSpeed ​​selama instalasi, menggunakan port Anda ditunjuk.
    Halaman selamat terkait dengan halaman pengujian lain harus memuat ke browser ketika menunjuk ke alamat di atas. Jika tidak, coba uji antarmuka WebAdmin.
     
  5. Port default untuk konsol WebAdmin adalah 7080.
    Plug https: // [alamat]: 7080 /, ke browser Anda untuk pergi ke antarmuka WebAdmin. (Jika Anda mengubah port untuk WebAdmin selama instalasi, menggunakan port itu sebagai gantinya.)
    Ingat "https: //" dan bahwa untuk [alamat] Anda dapat menggunakan "localhost" jika Anda sedang menggunakan mesin server menyala.
    The WebAdmin halaman selamat datang harus beban. Klik "Log on" link dan menggunakan nama pengguna administrator dan password yang ditentukan selama instalasi untuk log on.
    Untuk informasi rinci mengenai konfigurasi, silakan lihat Panduan Konfigurasi kami, atau klik "Help" link di bagian atas setiap halaman.
     
  6. Jika server Anda menggunakan firewall, pastikan bahwa localhost dipercaya.
    Misalnya, Linux dengan IPTables harus mencakup aturan MENGIZINKAN INPUT dari LO.
     
  7. Jika situs web Anda dan antarmuka WebAdmin tidak dapat diakses, silakan lihat di error log [your_install_dir] /logs/error.log.
     
    Jika ada konflik TCP port dengan aplikasi server lain, server web harus diinstal ulang dengan port yang tersedia. Perintah berikut dapat digunakan untuk menemukan port yang tersedia: netstat | grep XXXX XXXX adalah nomor port. Jika port yang tersedia, perintah tidak akan menghasilkan output.
    Jika direktori swapping tidak dapat ditulis, Anda dapat memberikan izin tertulis untuk direktori swapping ke pengguna yang web server berjalan sebagai, atau mengubah konfigurasi direktori swapping secara manual. Direktori swapping dikonfigurasi dalam file konfigurasi XML server: [your_install_dir] /conf/httpd_config.xml. Cari file XML untuk swappingDir. Lokasi default untuk direktori swapping adalah / tmp / lshttpd / swap.
    Jika Anda masih mengalami masalah dengan instalasi, silahkan periksa wiki kami atau posting masalah Anda pada forum dukungan kami.

Catatan

  • OpenLiteSpeed ​​mendukung kedua file konfigurasi XML LiteSpeed ​​asli dan file konfigurasi teks biasa (bagi mereka yang digunakan untuk mengedit httpd.conf Apache). Jalankan [your_install_dir] /conf/switch_config.sh untuk beralih antara format ini.
  • Pada Debian dan, yang dikirim PHP (untuk CentOS) tidak akan berjalan. Anda akan perlu untuk membangun sebuah PHP baru untuk OpenLiteSpeed ​​untuk menjalankan aplikasi PHP dengan OpenLiteSpeed.